Peran Lembaga Kepolisian dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat di Kebun Sawit, Kalimantan Tengah

Keywords: kepolisian, mediasi konflik, partisipasi, pelibatan masyarakat adat, masyarakat adat

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat adat mengenai hak-hak hukum dan mekanisme mediasi konflik terkait sengketa lahan dengan perusahaan kelapa sawit. Melalui pendekatan partisipatif, pelatihan mediasi yang dilakukan mencakup identifikasi masalah, pemetaan kepentingan, negosiasi, dan pencapaian kesepakatan. Kegiatan ini melibatkan 100 peserta dari kelompok masyarakat adat dan tokoh adat, 50 peserta dari perwakilan perusahaan, serta 30 peserta dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Hasil utama yang dicapai termasuk peningkatan pengetahuan hukum di kalangan masyarakat adat, pengurangan insiden konflik, dan peningkatan rasa aman dan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Selain itu, perusahaan kelapa sawit merasakan manfaat berupa penurunan risiko reputasi dan kelancaran operasional. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif semua pihak dalam proses mediasi, dengan penghormatan terhadap kearifan lokal, merupakan elemen penting dalam menciptakan solusi konflik yang berkelanjutan dan memperkuat harmoni sosial.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-08-26
How to Cite
Meilantara, H., Adi, B. T. S., Sukmana, O., & Soedarwo, V. S. D. (2024). Peran Lembaga Kepolisian dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat di Kebun Sawit, Kalimantan Tengah. Madaniya, 5(3), 1173-1180. https://doi.org/10.53696/27214834.904
Section
Artikel