Penyuluhan tentang Pemanfaatan Sumber Daya Air di Desa Sukamandi untuk Menunjang Perekonomian Masyarakat Sekitar

  • Heri Setiawan (1) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Nia Nuryanti Permata (2*) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Haris Setiawan (3) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Dedy Ariefijanto (4) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Herman Budi Harja (5) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Deni Krisgianto (6) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Andini Eka R (7) Politeknik Manufaktur Bandung

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: sumber daya air, pemanfaatan, Desa Sukamandi

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama dari kehidupan dan memiliki begitu banyak kontribusi bagi berbagai aktivitas manusia. Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang memiliki potensi sumber daya air yang berlimpah dari alam yang dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, jika masyarakat tidak dapat memahami betapa berharganya potensi yang mereka miliki, bisa saja air tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan bisa saja mendatangkan bencana. Kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberi penyuluhan mengenai pemanfaatan air untuk menunjang perekonomian masyarakat Desa Sukamandi. Sebelum diadakan penyuluhan, dilakukan penelitian sederhana mengenai kualitas air yang ada di desa tersebut untuk dinformasikan dan dijelaskan kepada masyarakat Desa Sukamandi. Terdapat 20 orang peserta dari Desa Sukamandi yang mengikuti penyuluhan tersebut dan sekaligus dijadikan sebagai responden. Berdasarkan kuesioner yang telah disebar setelah dilakukan proses penyuluhan, peserta penyuluhan dapat memahami pentingnya menjaga kualitas air dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dalam hal pemanfaatan sebagai air bersih, perikanan, pertanian dan untuk tujuan pariwisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baqin, A. A., Harijoko, A., & Putra, D. P. E. (2018). Konsentrasi fluorida pada air tanah di wilayah sekitar Danau Kawah Putih, Gunung Patuha, Jawa Barat. Seminar Nasional Kebumian Ke-11, September, 918–927.

Indonesia, M. K. R. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. In Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia (Issue 492, pp. 1–9). Menteri Kesehatan Republik Indonesia. http://sertifikasibbia.com/upload/regulasi/16. SK_Permenkes_492_2010.pdf

Indonesia, M. P. R. (2019). Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019. Menteri Perindustrian Republik Indonesia, 1–40. jdih.kemenperin.go.id

Indonesia, P. R. (2001). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Regulasip SIP Law Firm. https://www.regulasip.id/book/861/read

Mariati, N. W. (2013). Hubungan Dental Fluorosis dengan Kandungan Fluor Pada Air Sumur di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Biomedik (JBM), 2(1), 33–37. https://doi.org/10.35790/jbm.2.1.2010.840

Mazhar, M. A., Khan, N. A., Ahmed, S., Khan, A. H., Hussain, A., Rahisuddin, Changani, F., Yousefi, M., Ahmadi, S., & Vambol, V. (2020). Chlorination disinfection by-products in municipal drinking water – A review. Journal of Cleaner Production, 273(273), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.123159

Organization, W. H. (1971). International standards for Drinking-Water. World Health Organization, Third edit, 417–452. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-101270-3.00018-7

Riskianto, H., Trirahayu Ningrum, P., & Ellyke. (2016). Perbedaan Kadar Fluor pada Air Sumur Gali Setelah Pemberian Kapur (CaO) dan Tawas (Al 2 (SO 4 ) 3 ) (Studi di Desa Gudang Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa 2016, 2, 1–7.

Published
2023-05-16
How to Cite
Setiawan, H., Permata, N. N., Setiawan, H., Ariefijanto, D., Harja, H. B., Krisgianto, D., & Eka R, A. (2023). Penyuluhan tentang Pemanfaatan Sumber Daya Air di Desa Sukamandi untuk Menunjang Perekonomian Masyarakat Sekitar. Madaniya, 4(2), 736-743. https://doi.org/10.53696/27214834.457
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2