Pemberdayaan Masyarakat Towuti melalui Pengolahan Limbah Agroferestry

  • Muhammad Rusli Baharuddin Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Wakifatul Hisani Universitas Cokroaminoto Palopo
Keywords: Agroforestry, pengolahan limbah, pertanian organik, Towuti

Abstract

Towuti dikenal sebagai kawasan agroforestry dalam artian sistem pertanian yang diterapkan adalah mengkombinasikan pemanfaatan lahan tanaman holtikulultur dengan perkebunan. Akan tetapi sumberdaya alam dan potensi pertanian yang melimpah tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan. Setidaknya ada beberapa permasalahan yang akan menjadi fokus yaitu belum adanya sistem budidaya pertanian yang berorientasi pasar tetapi hanya sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi musiman, belum optimalnya pengelolaan kawasan agroforestry untuk tujuan pemberdayaan masyarakat, limbah pertanian kawasan agroforestry tidak dikelola dengan baik, dan adanya pola pikir pemenuhan ekonomi rumah tangga yang masih jangka pendek. Solusi yang disepakat bersama mitra adalah program pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan limbah agroferesty. Bentuk kegiatan atau metode pelaksanaan yaitu pengolahan limbah kawasan agroforestry dan penyuluhan pertanian holticultur organik. Luaran dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra dalam pengolahan limbah, pertanian holticultur organik, dan budidaya pertanian berorientasi pasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmojo, S. W. (2008). Peran agroforestri dalam menanggulangi banjir dan longsor DAS. Disajikan dalam dalam Seminar Nasional Pendidikan Agroforestry Sebagai Strategi Menghadapi Pemanasan Global di Fakultas Pertanian.

Baharuddin, M. R., Hidayati, G. S., & Amir, B. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Marannu melalui Pertanian dan Peternakan Terintegrasi dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 99-104.

BPS Kabupaten Luwu Timur. (2018). Luwu Timur dalam Angka 2018. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Hurley, T. M., Pardey, P. G., Rao, X., & Andrade, R. S. (2016). Returns to Food and Agricultural R&D; Investments Worldwide, 1958-2015. InSTePP (International Science & Technology Practice & Policy center).

Jumarniati, J., Baharuddin, M. R., & Hisani, W. (2020a). PKM Kelompok Petani Kelapa Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(4), 570-578.

Jumarniati, J., Baharuddin, M. R., & Hisani, W. (2020b). Peluang Wirausaha Mandiri melalui Diversifikasi Olahan Kelapa. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 83-91.

Mardhikasari, S., Purnomo, D., & Sulistyo, T. D. (2015). Penggunaan Pupuk Cair Ekstrak Limbah Rumah Tangga dalam Budidaya Organik Kedelai pada Sistem Agroforestri. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 30(1), 13-19.

Pattimahu, D. V., Tanasale, J., & Wattimena, C. M. A. (2014). Strategi Pengelolaan Agroforestri Berbasis Lingkungan (Kasus: Negeri Kilang Kota Ambon). Prosiding Seminar Nasional Agroforestri ke-5.

Roidah, I. S. (2013). Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Bonorowo, 1(1), 30-43.

Published
2020-11-30
How to Cite
Baharuddin, M. R., & Hisani, W. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Towuti melalui Pengolahan Limbah Agroferestry. Madaniya, 1(4), 211-216. Retrieved from https://madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/view/41
Section
Artikel