Penguatan Desa Wisata Gerabah Siti Rejeki Panjangrejo Melalui Pengembangan Museum Mini Gerabah Berbasis Kearifan Lokal

  • Rubiyatno (1*) Universitas Sanata Dharma
  • Laurentius Bambang Harnoto (2) Universitas Sanata Dharma
  • Patrick Vivid Adinata (3) Universitas Sanata Dharma
  • Gregorius Hendra Poerwanto (4) Universitas Sanata Dharma
  • Rosalia Bella Lesmana (5) Universitas Sanata Dharma
  • Elfrida Auriel Ning Tyas (6) Universitas Sanata Dharma

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: desa wisata, gerabah, museum mini, kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat Desa Wisata Gerabah Siti Rejeki Panjangrejo melalui pengembangan Museum Mini Gerabah berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pengelola desa wisata, pengrajin, tokoh masyarakat, generasi muda, dosen, dan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan potensi, dokumentasi sejarah dan pengetahuan lokal, pendampingan, serta pengembangan konsep museum mini sebagai atraksi wisata edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran dan kapasitas mitra dalam pelestarian, dokumentasi, dan penyajian warisan gerabah. Museum mini dikembangkan sebagai inovasi produk wisata yang mengintegrasikan sejarah, budaya, pendidikan, kreativitas, dan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa penguatan identitas desa wisata, peningkatan potensi edukasi, diversifikasi atraksi wisata, dan peluang pengembangan ekonomi lokal. Program ini diharapkan berkelanjutan melalui digitalisasi koleksi, penguatan kelembagaan, dan pengembangan paket wisata edukatif.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-08-25
How to Cite
Rubiyatno, R., Harnoto, L. B., Adinata, P. V., Poerwanto, G. H., Lesmana, R. B., & Tyas, E. A. N. (2026). Penguatan Desa Wisata Gerabah Siti Rejeki Panjangrejo Melalui Pengembangan Museum Mini Gerabah Berbasis Kearifan Lokal. Madaniya, 7(3), 1888-1898. https://doi.org/10.53696/27214834.1889
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)