Pengembangan Desa Wisata Blue Lagoon Berbasis Standar Industri Pariwisata Melalui Penguatan Produk, Layanan, Atraksi, dan Mitigasi Keamanan Wisatawan

  • Ike Janita Dewi (1*) Universitas Sanata Dharma
  • Rubiyatno (2) Universitas Sanata Dharma
  • Agnes Maria Polina (3) Universitas Sanata Dharma

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Desa Wisata, Blue Lagoon, Pariwisata Berkelanjutan, Pemasaran Digital, Keselamatan Wisatawan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan Desa Wisata Blue Lagoon, Kalurahan Widodomartani, Kabupaten Sleman, berbasis standar industri pariwisata melalui penguatan produk, layanan, atraksi, pemasaran, dan mitigasi keamanan wisatawan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatoris melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan pengelola desa wisata, Pokdarwis, Pemerintah Kalurahan, masyarakat sekitar, serta pemangku kepentingan pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas pengelola dalam mengidentifikasi potensi lokal, merancang paket wisata, mengembangkan Unique Selling Point, meningkatkan kemampuan manajemen, serta mengoptimalkan pemasaran digital dan jejaring promosi. Penerapan early warning system juga memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko keselamatan wisatawan di kawasan Sungai Tepus dan Blue Lagoon. Evaluasi partisipatif mendorong proses refleksi dan pembelajaran bersama antara tim pengabdian dan mitra. Secara keseluruhan, program memperkuat fondasi pengelolaan Blue Lagoon sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkualitas, aman, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-08-25
How to Cite
Dewi, I. J., Rubiyatno, R., & Polina, A. M. (2026). Pengembangan Desa Wisata Blue Lagoon Berbasis Standar Industri Pariwisata Melalui Penguatan Produk, Layanan, Atraksi, dan Mitigasi Keamanan Wisatawan. Madaniya, 7(3), 2220-2235. https://doi.org/10.53696/27214834.1923
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)