Pengarahan Teknik Pengembangan Produk Berbasis Kebutuhan Konsumen (Customer Needs) Pada UMKM Bawang Goreng
Abstract
Bawang goreng merupakan produk olahan bawang merah yang digoreng hingga renyah dan digunakan sebagai pelengkap atau topping makanan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi dan menjadi salah satu andalan UMKM karena bahan bakunya melimpah di pasar lokal, mendukung sektor pertanian, serta memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah. Permintaan bawang goreng stabil karena produk ini meningkatkan cita rasa dan cocok untuk berbagai jenis makanan. UMKM dapat memulai usaha bawang goreng dengan modal kecil dan mengembangkan inovasi melalui variasi rasa, kemasan menarik, hingga produk organik untuk meningkatkan daya tarik konsumen, termasuk potensi ekspor. Namun, UMKM bawang goreng menghadapi tantangan dalam kualitas bahan baku yang dipengaruhi musim, teknik produksi, hingga pengemasan. Masalah seperti bawang goreng berminyak, mudah tengik, atau kualitas yang tidak konsisten dapat mengurangi daya saing produk. Pengembangan produk berbasis kebutuhan konsumen (customer needs) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, UMKM diberi arahan untuk memahami suara konsumen (voice of customer) dengan observasi, wawancara, dan umpan balik. Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk memastikan produk memenuhi kebutuhan pasar. Pengarahan ini membantu UMKM menciptakan produk berkualitas, diminati konsumen, dan berdaya saing tinggi di pasar.
Downloads
Copyright (c) 2025 Supriyati Supriyati, Suhendra Suhendra, Hasyrani Windyatri, Dwi Irwati, Andini Putri Riandani, Adi Rusdi Widya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







