Pembuatan Baterai Air Laut sebagai Perangkat Penyimpanan Energi untuk Aplikasi Budidaya Perikanan pada Desa Purbayani

  • Anggraeni Mulyadewi (1*) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Hilda Khoirunnisa (2) Politeknik Manufaktur Bandung

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Air laut, Baterai, Baterai logam-udara

Abstract

Desa Purbayani, Kabupaten Garut merupakan salah satu desa pesisir di pantai selatan Provinsi Jawa Barat yang kaya akan potensi sumber daya. Hal ini membuat air laut menjadi potensi sumber daya yang berpeluang besar untuk dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan agar kepentingan masyarakat dapat terpenuhi. Kegiatan ini ditargetkan untuk kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang perikanan. 50 nelayan di Desa Purbayani diedukasi terkait pentingnya penggunaan energi bersih yang berkelanjutan serta diberikan pelatihan operasional dalam menggunakan baterai. Berdasarkan hasi analisis, didapatkan bahwa air laut memiliki pH 7,52 dan NaCl memilik pH 6,3. Berdasarkan hasil pengujian, air laut yang diambil di Pantai Rancabuaya memungkinkan untuk digunakan secara langsung sebagai elektrolit baterai dilihat dari salinitas, pH, dan daya hantar listriknya. Baterai yang dibuat dengan menggunakan air laut sebagai elektrolit juga menunjukkan voltase yang baik yaitu 1,9 V dimana dengan voltase tersebut mampu digunakan untuk menjadi sumber energi untuk lampu penerangan bagi nelayan berlayar di laut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani. (2020). Pemanfaatan Air Laut Sebagai Sumber Cadangan Energi. Vertex Elektro, 12(2), 22–33.

Anisa, Z., & Setyaningrum, D. (2022). Pemanfaatan Elektrolit Air Laut Sebagai Sumber Energi Listrik Baterai Dengan Elektroda Tembaga – Aluminium. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 19(2), 156–162. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v19i2.9583

Bashir, A., Husni Thamrin, K. M., Farhan, M., Mukhlis, & Atiyatna, D. P. (2019). The causality between human capital, energy consumption, CO 2 emissions, and economic growth: Empirical evidence from Indonesia. International Journal of Energy Economics and Policy, 9(2), 98–104. https://doi.org/10.32479/ijeep.7377

Hayadi Saputra, N., Hari Wisudo, S., Riyanto, M., & Susanto, A. (2019). Penggunaan Elektroda Tembaga Dan Seng Dengan Elektrolit Air Laut Untuk Sumber Energi Lampu Led-Dip the Use of Copper and Zinc With Seawater Electrolyte for Energy Source of Led-Dip. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 10(2), 135–147.

Muhammad, M., Heni, S., & Syarifuddin, A. (2019). Perencanaan Sistem Propulsi Elektrik Pada Kapal Nelayan Madura. Jurnal Techno Bahari, 6(2), 1–14.

Mulyadewi, A., Mahbub, M. A. A., Irmawati, Y., Balqis, F., Adios, C. G., & Sumboja, A. (2022). Rechargeable Zinc-Air Batteries with Seawater Electrolyte and Cranberry Bean Shell-Derived Carbon Electrocatalyst. Energy and Fuels. https://doi.org/10.1021/acs.energyfuels.2c00696

Yudi, R. N., Yusuf, I., & Hiendro, A. (2017). Studi Performa Baterai Air Laut dengan Membandingkan Elektrolit Larutan Garam dan Air Laut Untuk Menghasilkan Energi Listrik. Teknik Elektro, 1(1), 1–9.

Published
2023-05-16
How to Cite
Mulyadewi, A., & Khoirunnisa, H. (2023). Pembuatan Baterai Air Laut sebagai Perangkat Penyimpanan Energi untuk Aplikasi Budidaya Perikanan pada Desa Purbayani. Madaniya, 4(2), 720-726. https://doi.org/10.53696/27214834.466
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)