Pendampingan Masyarakat Desa Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan
Abstract
Sanitasi lingkungan sangat penting dalam upaya peningkatan derajad ummat manusia. Berbagai macam penyakit dapat timbul dari dapak sanitasi lingkungan seperti penyakit DBD, diare dan tifoid. Untuk mengatasi masalaha Kesehatan lingkungan, diperlukan peran aktif seluruh masyarakat untuk memelihara Kesehatan lingkungannya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah sanitasi lingkungan yang kurnag baik, sehingga rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan. Maka tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode ceramah dengan dua tahapan kegiatan yaitu penyuluhan jamban sehat dan penyuluhan rumah bersih dan sehat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Talawe dengan melibatakan tokoh apparat desa masyarakat di kegiatan sosialisasi, dan 38 orang pada kegiatan penyuluhan. Hasil evaluasi pre test dan post test yang dilakukan di setiap tahapan penyuluhan didapatkan bahwa terdapan peningkatan pengetahuan peserta tentang penyakit berbasis lingkungan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuannya terutama terkait dengan penyakit berbasis lingkungan. Untuk itu, kegiatan ini perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan penyuluhan seperti ini agar pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin baik, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya.
Downloads
References
Ahyanti, M. (2020). Sanitasi Pemukiman pada Masyarakat dengan Riwayat Penyakit Berbasis Lingkungan. Jurnal Kesehatan, 11(1), 44–50.
Aisah, S., Ngaisyah, R. D., & Rahmuniyati, M. E. (2019). Personal hygiene dan sanitasi lingkungan berhubungan dengan kejadian stunting di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 1(2), 49–55.
Axmalia, A., & Mulasari, S. A. (2020). Dampak Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terhadap Gangguan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(September), 171–176.
Fahham, A. M. (2019). Sanitasi dan Dampaknya bagi Kesehatan: Studi dari Pesantren. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 10(1), 33–47.
Faidah, D. A., & Sunarno, J. M. (2018). Gambaran Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara Tahun 2018. Medsans, 4(01), 19–24.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Kasus DBD Meningkat, Kemenkes Galakkan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J). https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20220615/0240172/kasus-dbd-meningkat-kemenkes-galakkan-gerakan-1-rumah-1-jumantik-g1r1j/
Mahawati, E., Pakpahan, M., Wulandari, F., Purba, D. H., Sari, M., Unsunnidhal, L., Siregar, D., Aryani, L., Perdana, A. A., Ahmad, H., & others. (2021). Penyakit Berbasis Lingkungan. Yayasan Kita Menulis.
Marni, L. (2020). Dampak Kualitas Sanitasi Lingkungan Terhadap Stunting. Jurnal Stamina, 3, 865–872.
Novitry, F., & Agustin, R. (2017). Determinan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Sukomulyo Martapura Palembang. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 107-116. doi:https://doi.org/10.30604/jika.v2i2.51
Puteri, A. D. (2017). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kondisi Rumah Sehat di Desa Bandur Picak Kecamatan Koto Kampar Hulu Tahun 2017. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), 28–41.
Setiawan, K., & Rivai, A. (2020). Ketersediaan Prasarana Sanitasi Di Lingkungan Permukiman Kumuh (Slum Area) Terhadap Penyakit Lingkungan Di Kelurahan Bentenge Kota Bulukumba. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 20(2), 274–281.
Sucipto, P. T., Raharjo, M., & Nurjazuli, N. (2016). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Dan Jenis Serotipe Virus Dengue Di Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 14(2), 51-56. https://doi.org/10.14710/jkli.14.2.51-56
Sukesi, T. W., Maurizka, I. R., Pratiwi, R. D., & Kahar, M. V., Sari, D. A. P., Indriani, N. S., & Santi, S. (2020). Peningkatan Pengetahuan Rumah Sehat Dengan Metode Ceramah dan Leaflet di Dusun Modalan. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 183–190.
Thressia, M., & Mulyadi. (2019). Dampak sanitasi lingkungan di kelurahan pasir kecamatan pariaman tengah kota pariaman. Prosiding Seminar Nasional Pelestarian Lingkungan (Pekanbaru, 16 November 2019), November, 309–316.
WHO. (2020). Population using safely managed sanitation services. https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/population-using-safely-managed-sanitation-services-(-)
Widiyanto, A. F., Kurniawan, A., & Gamelia, E. (2018). Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Domestik sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, 12(2).
Wijayanti, Y., & Widyastari, H. (2018). Dasa Wisma Bebas Penyakit Berbasis Lingkungan Melalui Home Environmental Health and Safety. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2(2), 171–180.
Yuningsih, R. (2019). Strategi Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Lingkungan. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 10(2), 107–118.
Copyright (c) 2023 Sunandar Said, Zulkarnain Sulaiman, Pratiwi Ramlan, Khaeriyah Adri, Devy Febrianti, Mardhatillah Mardhatillah, Ratri Pramudita Hafid, Mega Aprisna Arif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







