Petualangan Bekal Sehat: Detektif Pelangi Gizi
Abstract
Pola makan dan kebiasaan makan sehat, termasuk kebiasaan membawa bekal pada anak usia dini, merupakan salah satu tantangan penerapan gizi seimbang. Anak usia dini cenderung membawa bekal yang kurang sehat, seperti rendahnya sumber serat dan tingginya makanan berkalori tinggi. Kondisi ini terkait dengan kurangnya pemahaman tentang pola makan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak serta guru mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini melalui edukasi bekal sehat dan konsep “Isi Piringku”. Kegiatan dilaksanakan di Raudhatul Athfal Taruna Islam Kota Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan berbasis storytelling interaktif, permainan edukatif berupa Mystery Box, observasi bekal anak, pemberian apresiasi terhadap bekal sehat, distribusi infografis kepada orang tua dan guru, serta evaluasi menggunakan media Pohon Pelangi. Media yang digunakan berupa media visual seperti poster, ilustrasi bergambar, dan permainan kreatif yang melibatkan peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 42 peserta yang terdiri atas 38 anak dan 4 guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak dalam mengenali kelompok makanan sehat. Melalui permainan Mystery Box, anak-anak mampu membedakan bahan makanan berdasarkan sumber gizinya serta menunjukkan peningkatan minat untuk membawa bekal sehat, yang terlihat dari hasil evaluasi menggunakan media Pohon Pelangi. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai pentingnya bekal sehat serta pemanfaatan media kreatif dalam meningkatkan pengetahuan gizi pada anak usia dini. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan media bervariasi dan kreatif mampu meningkatkan pengetahuan dan partisipasi anak mengenai gizi, khususnya terkait pola makan dan kebiasaan makan sehat.
Downloads
Copyright (c) 2026 Fathia Maulida, Sucita Lestari Natalina, Lilis Suryani, Faiz Nur Hanum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







