Diversifikasi Buah Lerak Sebagai Bahan Sabun Multifungsi Pada Kelompok Tani Pundimeng

  • Yusminah Hala (1) Universitas Negeri Makassar
  • Halifah Pagarra (2) Universitas Negeri Makassar
  • Yusnaeni Yusuf (3*) Universitas Negeri Makassar
  • Arifah Novia Arifin (4) Universitas Negeri Makassar
  • Andi Faridah Arsal (5) Universitas Negeri Makassar

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: antiseptik, desinfektan, kebersihan, perekonomian, masyarakat

Abstract

Kelompok Tani Pundimeng (KT Pundimeng) di Kelurahan Jalanjang, Bulukumba, Sulawesi Selatan merupakan mitra pengabdian masyarakat yang beranggotakan 25 orang. Masyarakat setempat menggantungkan hidup pada pertanian di wilayah dataran dan perbukitan, namun menghadapi beban ekonomi dari konsumsi sabun cuci piring dan pakaian yang tinggi. Kebutuhan ini tidak tergolong primer, tetapi ketiadaan sabun berisiko menyebabkan kebersihan yang tidak optimal, termasuk dalam pengolahan makanan. Solusi dihadirkan melalui pemanfaatan buah lerak (Sapindus rarak), tanaman lokal dengan nama Karunrung ini mengandung surfaktan alami dan bersifat antibakteri. Pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbasis lerak ini dirancang untuk: 1) Mengurangi ketergantungan dan beban ekonomi rumah tangga terhadap sabun pabrikan. 2). Memberdayakan ekonomi melalui usaha rumahan berbiaya rendah. 3). Meningkatkan keterampilan anggota KT (Kelompok Tani) Pundimeng dalam memproduksi produk bernilai ekonomi. Dampak yang diharapkan meliputi peningkatan pendapatan kelompok tani, penguatan ketahanan ekonomi desa, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan dari desa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-08-15
How to Cite
Hala, Y., Pagarra, H., Yusuf, Y., Arifin, A. N., & Arsal, A. F. (2025). Diversifikasi Buah Lerak Sebagai Bahan Sabun Multifungsi Pada Kelompok Tani Pundimeng. Madaniya, 6(3), 1613-1621. https://doi.org/10.53696/27214834.1351
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)