Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dengan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Bialo Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba

  • Usman Nur (1) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Erin Diani Putri (2*) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Sri Nurul Hasrani (3) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Sabrina (4) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Selvioni (5) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Siti Endang Sasmita (6) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Nurwahida (7) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Andi Anugrah M (8) Universitas Muhammadiyah Bulukumba

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: limbah organik, pupuk kompos, produktivitas, pelatihan

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos yang dilaksanakan di Kantor Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Kompos merupakan bahan-bahan atau limbah organik yang mengalami proses pelapukan yang disebabkan karena terjadi interaksi antara bakteri pembusuk atau mikroorganisme dengan bahan organik yang digunakan. Kompos sendiri dapat berasal dari bahan-bahan organik seperti feses atau kotoran, sisa tumbuhan dan lain sebagainya. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yang pertama pembukaan, pemaparan materi dan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dengan memanfaatkan limbah organik, yang dihadiri oleh 12 orang peserta. Pelaksanaan kegiatan ini memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan pupuk kompos. Hasil pupuk kompos yang diperoleh sekiranya dapat diimplementasikan pada lahan pertanian sebagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas dan kesuburan tanaman.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-05-26
How to Cite
Nur, U., Putri, E. D., Hasrani, S. N., Sabrina, S., Selvioni, S., Sasmita, S. E., Nurwahida, N., & Anugrah, A. (2025). Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dengan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Bialo Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Madaniya, 6(2), 848-855. https://doi.org/10.53696/27214834.1227
Section
Artikel