Penerapan Teknologi Sistem Detektor Suhu dan Salinitas Air Otomatis Pada Kelompok Usaha Budidaya Rumput Laut “Mattua Ri Tasi” Desa Lampenai
Abstract
Kecamatan Wotu merupakan salah satu kecamatan yang memiliki lokasi yang strategis untuk membudidadayakan rumput laut. Pertumbuhan rumput laut pada intinya di pengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan yang ada disekitarnya seperti intensitas cahaya, suhu, salinitas, pH, nitrat, fosfat. Pengecekan suhu dan salinitas air di lahan tambak kelompok “Mattua Ri Tasi” diperoleh hasil suhu berkisar 240C - 260C yang berarti berada dalam kategori kurang sesuai. Perubahan suhu dan salinitas air pada lahan tambak membuat petani enggan melakukan budidaya rumput di lahan tambak bahkan beberapa lahan tambak dibiarkan kosong begitu saja serta kurangnya pengetahuan mitra dalam hal cara meningkatkan produksi rumput laut akibat suhu dan salinitas air tambak yang tidak stabil. PkM ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas alat ukur pendeteksi suhu dan salinitas air untuk optimalisasi budidaya rumput laut. Metode yang akan diterapkan dalam pelaksanaan PkM ini bersifat partisipatori terdiri dari 6 tahapan yakni tahap persiapan, pengadaan alat dan bahan/komponen, penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pemeliharaan alat. Hasil kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa 90% peserta atau anggota dalam kelompok “Mattua Ri Tasi” yang beranggotakan 10 orang mampu mendemonstrasikan penggunaan alat ukur pendeteksi suhu dan salinitas air dalam simulasi mini pada akhir pelatihan. Dengan adanya kegiatan yang dilakukan para peserta yang berada di kelompok dapat dengan mudah mengetahui peningkatan dalam pemantauan kualitas air budidaya mereka. Penerapan teknologi sistem detektor suhu dan salinitas air otomatis menunjukkan adanya kebaharuan dalam pengecekan suhu dan salinitas air melalui alat ukur berbasis android sehingga para petani rumput laut dapat mengetahui kondisi air yang tidak terdeteksi secara dini melalui penggunaan alat ukur yang telah dirancang bersama dalam kegiatan PkM.
Downloads
Copyright (c) 2024 Rusmala Rusmala, Baso Ali, I Nyoman Arnama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







