Inovasi Teknologi Kemasan dan Desain Logo untuk Meningkatkan Kualitas Produk “Gula-Gula Taiminya” di Desa Latuhalat Kota Ambon Provinsi Maluku

  • Golda Tomasila (1*) Universitas Kristen Indonesia Maluku
  • Goldy Valendria Nivaan (2) Universitas Kristen Indonesia Maluku
  • Moses Tomasila (3) Universitas Kristen Indonesia Maluku

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Teknologi Kemasan, Desain Logo, Produk, Gula-gula, Taiminya

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Latuhalat, Kota Ambon Provinsi Maluku, dengan peserta kegiatan adalah kelompok anggrek, yaitu ibu-ibu rumah tangga yang mengembangkan inovasi makanan khas Latuhalat berbahan dasar kelapa menjadi permen atau disebut “gula-gula taiminya” dalam bahasa lokal. Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah dapat membantu kelompok usaha dalam hal manajemen produksi dan pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan produk menjadi menarik dan memperluas pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarat dilakukan dengan 4 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan dibarengi dengan evaluasi selama berlangsungnya kegiatan serta tahap keberlanjutan program yaitu produk gula-gula taiminya dapat memiliki kemasan yang lebih menarik dan dapat dipasarkan di media sosial. Manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan yaitu dihasilkan desain kemasan dan logo produk serta pembuatan akun media sosial untuk pemasaran. Kesimpulan yang diperoleh adalah kegiatan berjalan dengan sangat baik, dimana tim berhasil melaksanakan inovasi teknologi kemasan dan desain logo untuk produk gula-gula taiminya kelompok anggrek sehingga menghasilkan kemasan baru untuk membantu kelompok usaha dalam hal penguatan branding produk dan dapat dipasarkan secara luas lewat media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-08-26
How to Cite
Tomasila, G., Nivaan, G. V., & Tomasila, M. (2024). Inovasi Teknologi Kemasan dan Desain Logo untuk Meningkatkan Kualitas Produk “Gula-Gula Taiminya” di Desa Latuhalat Kota Ambon Provinsi Maluku. Madaniya, 5(3), 739-747. https://doi.org/10.53696/27214834.824
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)