Pelatihan Identifikasi Bahaya Pestisida Terhadap Lingkungan dan Kesehatan Pekerja Perkebunan Sawit di Kalimantan Barat
Abstract
Penggunaan pestisida secara luas digunakan di perkebunan termasuk perkebunan sawit, dan penggunaannya belum diawasi secara ketat. Paparan pestisida dapat menimbulkan dampak di lingkungan dan kesehatan pekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja dalam mengidentifikasi bahaya paparan pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan pekerja serta mengantisipasi penyakit akibat paparan pestisida di perkebunan sawit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pelatihan pada pekerja yang terlibat di perkebunan sawit sebanyak 70 peserta. Kegiatan ini dilakukan selam dua hari di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan sampai selesai dan mampu mengidentifikasi gejala dan tanda keluhan kesehatan yang dialami selama terpapar dengan pestisida. Dari setiap kelompok yang telah dibagi sebanyak 5 kelompok yaitu masing-masing kelompok berjumlah 10 orang. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil identifikasi keluhan kesahatan melalui body mapping dengan baik dan melanjutkan menuliskan keluhan tersebut dalam buku saku. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa pekerja mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan mampu menyampaikan keluhan Kesehatan yang dialaminya selama bekerja di perkebunan sawit. Kontirbusi dari kegiatan ini yaitu pekerja mampu melakukan deteksi ini penyakit akibat paparan pestisida berdasarkan keluhan yang dialaminya.
Downloads
References
Alisha, N., Halim, R., Syukri, M., Aswin, B., & Hidayati, F. (2021). Determinan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 366–374.
Asfian, P., & Tambosisi, R. P. C. (2022). Pengetahuan, APD, Lama Penyemprotan dan Keracunan Pestisida pada Pekerja Penyemprot Kelapa Sawit di PT. Harlitama Agri Makmur Kabupaten Konawe. Jurnal Ilmiah Obsgin: Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 14(4), 200–207.
Azani, A., Sugiarto, S., & Hamdani, H. (2021). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tindakan Pekerja Pemanen Kelapa Sawit Terkait Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Mitra Raflesia (Journal of Health Science), 13(1).
BPS Kalimantan Barat. (2023). Produksi Perkebunan Besar 2020-2022.
Hutasuhut, V. A., & Dalimunthe, K. T. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Petani Kelapa Sawit Perkebunan Rakyat Di Desa Sitada Tada. Jurnal Stikna, 2(1).
Maksuk. (2022). Penggunaan Pestisida, Pelindung Diri Dan Keluhan Subjektif Pada Petani Padi Di Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Sanitasi Lingkungan , 1(2), 21–29. https://doi.org/10.36086/jsl.v2i1.1232
Maksuk, M.-. (2019). Konsentrasi Paraquat dalam Urin Pekerja Akibat Paparan Paraquat di Perkebunan Kelapa Sawit. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 63–72. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i1.5910
Maksuk, M. (2019). Penilaian Risiko Kesehatan Kerja pada Penggunaan Pestisida dengan Metode (Hirac) di Perkebunan Sawit Sumatera Selatan Indonesia. Health Information: Jurnal Penelitian, 11(2), 108–117.
Maksuk, M., Ardiansyah, A., & Kumalasari, I. (2022). Risk Factor Related To Contact Dermatitis in Workers Due To Pesticide Exposure in Palm Oil Plantations. Epidemiological Journal of Indonesia, 1(1), 13–18.
Maksuk, M., Pratiwi, D., Amin, M., & Suzzana, S. (2019). Kadar Hemoglobin Pekerja Penyemprot Gulma Akibat Paparan Pestisida Di Perkebunan Kelapa Sawit. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 14(1), 45–52. https://doi.org/10.36086/jpp.v14i1.397
Maksuk, P. A., & Suzanna, M. A. (2017). Analisis Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Aplikator Herbisida (Studi Kasus Di Perkebunan Kelapa Sawit PT. S Kabupaten Banyuasin). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1, 34–42. http://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/229
Marinawati, M., & Siti, S. (2016). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Pemanen Kelapa Sawit di Desa Rantau Rasau Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016. Scientia Journal, 5(2), 180–186.
Sari, D. A., & Saiful, A. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemakaian Alat Pelindung Diri Penyemprotan Pestisida Pada Petani Kelapa Sawit Pt. Citra Mulia Perkasa Di Kecamatan Lampasio Kabupaten Toli–Toli. Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, 22(1), 56–62.
Sitorus, B. A., Andayani, N., & Astuti, Y. T. M. (2018). Kajian Penerapan Alat Pelindung Diri di Perkebunan Kelapa Sawit. JURNAL AGROMAST, 3(2).
Utami, T. P., Lestari, M., Novrikasari, N., Purba, I. G., Sitorus, R. J., Nandini, R. F., & Fujianti, P. (2021). Penurunan Kadar Enzim Kolinesterase Tenaga Sprayer di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 27–33.
Wibowo, W. I., Hansen, H., & Rusdi, R. (2016). Hubungan Sikap Kerja, Tekanan Panas, dan Masa Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDS) pada Pekerja Panen Perkebunan Kelapa Sawit PT. Agro Indomas Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2016.
Yenni, M. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Perkebunan Sawit PT. Kedaton Mulia Primas Jambi Tahun 2017. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(1), 84.
Copyright (c) 2023 Maksuk Maksuk, Salma Rizkiya Kinasih, Rizal Assalam, Andi Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







