Faktor Penyebab Ketidakikutsertaan Pasangan Usia Subur Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi di RT 004/ RW 005 Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur Kota Palopo
Abstract
Indonesia adalah negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk yang besar. Pertumbuhan penduduk di Indonesia menimbulkan masalah yang serius di negara ini. Hasil perhitungan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2019 mencapai 268.074.565 jiwa yang terdiri atas 133.136.131 jiwa penduduk laki-laki dan 133.416.946 jiwa penduduk perempuan. Provinsi Sulawesi Selatan menempati urutan ke-7 penduduk terbanyak di Indonesia dengan jumlah 8.851.240 jiwa. Jumlah ini menempatkan indonesia berada pada peringkat keempat penduduk terbesar dunia, setelah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Di Kelurahan Salekoe masih banyak Pasangan Usia Subur yang bukan akseptor KB sebanyak 48 PUS. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan PUS dalam ber-KB di Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur Kota Palopo tahun 2022. Terdapat 69 Pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi. Sebanyak 33% Pasangan Usia Subur yang tidak berKB dikarenakan ingin menambah jumlah anak.
Downloads
References
Soleha, S. (2016). Studi Tentang Dampak Program Keluarga Berencana di Desa Bangun Mulya Kabupaten Penajam Paser Utara. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1).
Dewi, P. H. C., & Notobroto, H. B. (2014). Rendahnya Keikutsertaan Pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 3(1), 66-72.
Kartikasari, M. N. D., Suriati, I., Aryani, R., Argaheni, N. B., Kurniawati, E., Fajriana, E, et al. (2022). Dokumentasi Kebidanan. 1–208.
Prabhakara, G. (2019). Health Statistics (Health Information System). Short Textbook of Preventive and Social Medicine. 1–497.
Suriati, I., Yusnidar, Y. (2020). Bahan Ajar Komunikasi dalam Praktik Kebidanan. Vol. 148, LPPI. 1–123.
Copyright (c) 2022 Nurliana Mansyur, Nur Iva Alistiani, Israini Suriati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







