Sekolah Lapang Pertanian Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Kapasitas Petani Padi di Desa Jatirejoyoso, Kabupaten Malang, Jawa Timur

  • Rivandi Pranandita Putra (1*) Universitas Negeri Malang
  • Bagus Setiabudi Wiwoho (2) Universitas Negeri Malang
  • Ike Sari Astuti (3) Universitas Negeri Malang
  • Melati Julia Rahma (4) Universitas Negeri Malang
  • Adhia Azhar Fauzan (5) Universitas Negeri Malang
  • Vita Ayu Kusuma Dewi (6) Universitas Negeri Malang
  • Shafira Putri Azzahra (7) Universitas Negeri Malang
  • Fithrotul Mukarromah (8) Universitas Negeri Malang
  • Mukhammad Gusti Kharisudin Firdaus (9) Universitas Negeri Malang

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: sekolah lapang, petani padi, pertanian ramah lingkungan, kompos, biopestisida

Abstract

Petani padi di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan budidaya pertanian ramah lingkungan. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia masih mendominasi, sedangkan pemanfaatan bahan organik, agens hayati, dan biopestisida nabati belum banyak diterapkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui sekolah lapang berbasis pengelolaan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026 dengan melibatkan 12 petani padi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara interaktif, demonstrasi, praktik pembuatan kompos dan biopestisida, serta diskusi partisipatif. Materi mencakup pengelolaan kesuburan tanah, pemanfaatan kompos, agens hayati seperti fungi mikoriza dan bakteri penambat nitrogen, pemanfaatan maggot dalam pertanian sirkular, serta biopestisida berbahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan berpartisipasi aktif dalam praktik maupun diskusi. Berdasarkan sesi refleksi, peserta memperoleh pengetahuan baru mengenai fungsi agens hayati, pemanfaatan maggot, dan penggunaan berbagai bahan lokal sebagai biopestisida yang berpotensi diterapkan pada budidaya padi. Kegiatan juga meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan tanah melalui pengurangan input kimia dan pemanfaatan sumber daya lokal. Sekolah lapang berbasis praktik dan partisipasi masyarakat terbukti efektif sebagai media transfer pengetahuan sekaligus mendorong kesiapan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian yang lebih berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Bagus Setiabudi Wiwoho, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Ike Sari Astuti, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Melati Julia Rahma, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Adhia Azhar Fauzan, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Vita Ayu Kusuma Dewi, Universitas Negeri Malang

Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan

Shafira Putri Azzahra, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Fithrotul Mukarromah, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Mukhammad Gusti Kharisudin Firdaus, Universitas Negeri Malang

Departemen Geografi

Published
2026-08-25
How to Cite
Putra, R. P., Wiwoho, B. S., Astuti, I. S., Rahma, M. J., Fauzan, A. A., Dewi, V. A. K., Azzahra, S. P., Mukarromah, F., & Firdaus, M. G. K. (2026). Sekolah Lapang Pertanian Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Kapasitas Petani Padi di Desa Jatirejoyoso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Madaniya, 7(3), 1766-1778. https://doi.org/10.53696/27214834.1869
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)