Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata melalui Pelatihan Digital Storynomic Tourism di Desa Wisata Sukamandi
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah strategi promosi destinasi wisata dari pendekatan konvensional menuju pemasaran berbasis media digital. Namun, pemanfaatan teknologi digital pada Desa Wisata Sukamandi, Kabupaten Subang, masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya literasi digital masyarakat, belum optimalnya pemanfaatan media sosial sebagai media promosi, serta belum adanya kemampuan dalam mengemas potensi wisata menjadi narasi yang menarik melalui pendekatan Digital Storynomic Tourism. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi destinasi wisata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training yang dipadukan dengan experiential learning melalui tiga tahapan, yaitu pra-kegiatan, inti kegiatan, dan pasca-kegiatan. Tahap inti meliputi penyuluhan mengenai konsep Digital Storynomic Tourism, workshop pembuatan konten digital, demonstrasi penggunaan media sosial, serta praktik langsung penyusunan konten promosi berbasis storytelling. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi dan wawancara. Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas pengelola desa wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, perangkat desa, dan masyarakat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 58 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, atau meningkat sebesar 26 poin. Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga mampu menghasilkan konten promosi berupa foto, video pendek, poster digital, serta narasi promosi yang dipublikasikan melalui media sosial desa wisata dan akun pribadi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kemampuan promosi berbasis storytelling, serta kepercayaan diri masyarakat dalam memperkenalkan potensi wisata lokal. Pelatihan Digital Storynomic Tourism menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan promosi digital dan meningkatkan daya saing Desa Wisata Sukamandi secara berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2026 Candra Karismawan, Jenal Abidin, Lala Siti Sahara, Rico Fernando Siregar, Afina Ruqayyah, Silvia Silvia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







