Pemberdayaan Tutor Desa melalui Model Pembelajaran Peer-Tutoring untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak di Daerah Pelosok

  • Kaharuddin (1) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Ahmad Arkam Ramadhani (2) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Sitti Hajar (3) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Nurfaidah Syam (4) Universitas Lakidende Unaaha
  • Asdar (5) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • A. Marwan Fachruddin (6) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Zul Fadhli Al Alim (7) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Muh Noor Amin Sholeh (8) Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Sukmawati (9) Universitas Lakidende Unaaha
  • Andi Kaharuddin (10*) Universitas Lakidende Unaaha

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: pemberdayaan tutor desa, peer-tutoring, literasi numerasi, pendidikan berbasis komunitas, numerasi anak

Abstract

Program penguatan literasi numerasi di wilayah perdesaan masih menghadapi persoalan berlapis, mulai dari keterbatasan pendamping belajar, rendahnya keberlanjutan dukungan belajar di luar sekolah, hingga belum optimalnya pelibatan sumber daya komunitas sebagai ekosistem pendidikan lokal. Artikel pengabdian ini memaparkan pelaksanaan program pemberdayaan tutor desa di Daerah Pelosok melalui model pembelajaran peer-tutoring untuk meningkatkan literasi numerasi anak usia sekolah dasar. Kegiatan dirancang sebagai pengabdian partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat dengan sasaran 12 tutor desa, 6 anak, serta dukungan pemerintah desa dan orang tua. Program dilaksanakan melalui tujuh tahap, yakni identifikasi kebutuhan awal, koordinasi dengan mitra desa, pemetaan tutor desa, pelatihan strategi peer-tutoring, penyusunan perangkat belajar numerasi kontekstual, implementasi pendampingan belajar, serta monitoring-refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tutor desa mengalami peningkatan dalam memahami prinsip peer-tutoring, mengelola kelompok belajar kecil, menyusun aktivitas numerasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, dan melakukan umpan balik sederhana berbasis proses. Pada sisi peserta didik, terjadi peningkatan partisipasi belajar, keberanian menjelaskan langkah penyelesaian, ketekunan menuntaskan tugas, serta capaian numerasi dasar pada operasi hitung, perbandingan, dan pemecahan masalah kontekstual sederhana. Program juga memperlihatkan dampak sosial-edukatif berupa tumbuhnya budaya belajar kolaboratif, penguatan relasi tutor-anak-orang tua, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap tutor desa sebagai agen pembelajaran komunitas. Dengan demikian, model peer-tutoring terbukti layak digunakan sebagai strategi penguatan literasi numerasi berbasis komunitas yang murah, adaptif, dan berpotensi direplikasi pada wilayah perdesaan dengan karakteristik serupa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-25
How to Cite
Kaharuddin, K., Ramadhani, A. A., Hajar, S., Syam, N., Asdar, A., Fachruddin, A. M., Al Alim, Z. F., Sholeh, M. N. A., Sukmawati, S., & Kaharuddin, A. (2026). Pemberdayaan Tutor Desa melalui Model Pembelajaran Peer-Tutoring untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak di Daerah Pelosok. Madaniya, 7(2), 855-873. https://doi.org/10.53696/27214834.1735
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)