Pengembangan Kapabilitas Komunitas Desa Wisata Melalui Pelatihan Branding Desa

  • Achmad Farchan (1*) Universitas Negeri Semarang
  • Haryono (2) Universitas Negeri Semarang
  • Niam Wahzudik (3) Universitas Negeri Semarang
  • Basuki Sulistio (4) Universitas Negeri Semarang
  • Nida Hanifa (5) Universitas Negeri Semarang
  • Wardi (6) Universitas Negeri Semarang
  • Firdatul Izza A (7) Universitas Negeri Semarang
  • Ayuk Ronndiyah (8) Universitas Negeri Semarang

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: branding desa wisata, optimalisasi media sosial, unique selling proposition, rafting Sambirejo

Abstract

Kesenjangan antara potensi sumber daya alam yang melimpah dan keterbatasan visibilitas digital menjadi tantangan bagi keberlanjutan Desa Wisata Rafting Sambirejo. Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) lokal dalam mengintegrasikan strategi branding yang berkesinambungan serta mengoptimalkan penggunaan platform media digital sebagai sarana komunikasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tahapan observasi partisipatif, workshop interaktif, dan pendampingan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam memproduksi konten visual yang berkualitas. Komunitas berhasil merumuskan konsep Unique Selling Proposition (USP) dan membuat konten digital sederhana.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-14
How to Cite
Farchan, A., Haryono, H., Wahzudik, N., Sulistio, B., Hanifa, N., Wardi, W., Izza, F., & Ronndiyah, A. (2026). Pengembangan Kapabilitas Komunitas Desa Wisata Melalui Pelatihan Branding Desa. Madaniya, 7(1), 516-521. https://doi.org/10.53696/27214834.1595
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)