Meningkatkan Kemandirian Pangan Bergizi Melalui Budidaya Aquaponik dalam Upaya Mendukung Target Penurunan Stunting di Desa Bongohulawa, Kabupaten Bone Bolango

  • Rida Iswati (1) Universitas Negeri Gorontalo
  • Shindy Hamidah Manteu (2) Universitas Negeri Gorontalo
  • Hasna Dama (3*) Universitas Negeri Gorontalo
  • Atma Jaya Salman Muin (4) Universitas Negeri Gorontalo

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: aquaponik, sayuran, stunting, pangan

Abstract

Prevalensi stunting di Kabupaten Bone Bolango pada tahun 2024 mencapai angka 23%. Berdasarkan World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa prevalensi stunting di atas 20% dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang serius. Solusi yaitu melakukan pelatihan dan pendamping budidaya aquaponik kepada sasaran masyarakat, dengan tujuan adalah untuk meningkatkan konsumsi makanan sehat, selain itu dapat mendukung program pemerintah Bone Bolango “Bele Moo Sehati”. Metode dalam kegiatan pengabdian ini yaitu observasi lokasi, sosialisasi, pelatihan, demonstrasi dan evaluasi kepada masyarakat sasaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian KKN Tematik kepada masyarakat terutama di Desa Bongohulawa, Kecamatan Tilongkabila yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengonsumsi makanan sehat dengan memanfaatkan teknik aquaponik, selain itu dapat mendukung program pemerintah Bone Bolango “Bele Moo Sehati”, program yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat untuk memahami dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah dan mengatasi stunting, underweight dan wasting pada anak balita.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-28
How to Cite
Iswati, R., Manteu, S. H., Dama, H., & Muin, A. J. S. (2025). Meningkatkan Kemandirian Pangan Bergizi Melalui Budidaya Aquaponik dalam Upaya Mendukung Target Penurunan Stunting di Desa Bongohulawa, Kabupaten Bone Bolango. Madaniya, 6(4), 2008-2015. https://doi.org/10.53696/27214834.1383
Section
Artikel