Pelatihan Regulasi Emosi dalam Menghadapi Kecemasan di Masa Pandemi Covid-19 pada Guru Kelas Sekolah Dasar di Kota Makassar
Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengaruh yang positif terhadap pengembangan dan peningkatan keterampilan para guru sekolah dasar dalam memberikan layanan konseling kepada murid khususnya di era pendemi Covid-19 ini khususnya keterampilan regulasi emosi. Pelatihan ini dilaksanakan dengan pemaparan materi kepada guru sekolah dasar. Untuk mengetahui tercapai tidaknya materi pelatihan yang disajikan, akan dilakukan evaluasi melalui aplikasi Google Form untuk mengetahui tentang tanggapan dari setiap peserta terhadap pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim, apabila peserta telah menguasai 75% dari materi yang dipaparkan, maka materi tersebut berhasil dicermati. Hasil evaluasi yang diberikan oleh para guru sekolah dasar terhadap materi pelatihan menunjukkan bahwa sebanyak 80 % peserta dapat memahami materi secara keseluruhan yang diberikan oleh tim pengabdian untuk meningkatkan keterampilan regulasi emosi guru sekolah dasar di Kota Makassar.
Downloads
References
Aji, R. H. S. (2020). Dampak COVID-19 pada pendidikan di indonesia: Sekolah, keterampilan, dan proses pembelajaran. Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syari.(7), 5, 395-402. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i5.15314.
Astuti, B., Kharisma, G. V. (2019). Efektifitas metode problem solving melalui konseling kelompok untuk meningkatkan regulasi diri siswa. Jurnal psikologi pendidikan dan konseling, 5(1), 20-24.
Arika, Y. (2020, March 18). Lebih dari 849 juta siswa di dunia belajar di rumah. Kompas. Retrieved from https://kompas.id/baca/humaniora/dikbud/2020/03/18/lebih-dari-849-juta-siswa-di-dunia-belajar-di-rumah/
Sulistyo, E. (2014). Hubungan antara regulasi emosi dengan kecemasan menghadapi pertandingan. Skripsi. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses pada 07/02/2021.
Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah pembelajaran menggunakan teknologi dapat meningkatkan literasi manusia pada generasi Z di Indonesia. Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12–28.
Irman, I. (2015). Pengelolaan Kecemasan Akademik Siswa Melalui Pelatihan Regulasi Emosi. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 62-71.
Kesek, A. C. (2010). Direct and indirect approaches to emotion regulation in children
Khafidhoh, I., Purwanto, E., & Awalya. Pengembangan model bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan self regulated learning pada siswa SMP N 13 Semarang. Jurnal bimbingan konseling, 4(2), 92-98.
Kusuma, T. R. (2020). Hubungan Regulasi Emosi dan Kecemasan pada Petugas Pemadam Kebakaran. Jurnal Acta Psychologia, 2(2), 183-186.
Morgan, H. (2020). Best Practices for Implementing Remote Learning during a Pandemic. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 93(3), 134–140.
Nabakatifa, B., Sofah, R & Gani, S. (2020). Pengaruh bimbingan kelompok tehadap regulasi diri dalam belajar pada siswa kelas XI. IPS 2 SMA Srijaya Negara Palembang. Skripsi. Palembang : Universitas Sriwijaya. Diakses pada 07/02/2021.
Nisfiannoor, M., & Kartika, Y. (2004). Hubungan antara regulasi emosi dan penerimaan kelompok teman sebaya pada remaja. Jurnal psikologi, 2(2), 160-177.
Pradipta, D. G. (2017). Kecemasan mempengaruhi performa atlet dalam bertanding. Semarang: Universitas PGRI Semarang. Diakses tanggal 07/02/2021.
Sari, P., Bulantika, S. Z., Utami, F. P., & Kholidin, F. I. (2020). Pengaruh Manajemen Stress dan Kelola Emosi Terhadap Tingkat Kecemasan Siswa di Masa New Normal. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 2(2), 62-67.
Wahyuni, E. N. (2005). Pengembangan Paket Pelatihan Pengendalian Emosi Untuk Siswa SMP. Tesis. Pascasarjana Jurusan BK UM.
Yanti, S., Erlamsyah., & Zikra. (20130. Hubungan antara kecemasan dalam belajar dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Ilmiah Konseling, (2)1, 283-287.
Copyright (c) 2021 Nur Afni, Abdul Wahid, Sri Hastati, Abrina Maulidnawati Jumrah, Ifa Safira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







