Mencegah Dampak Hoax Melalui Kearifan Lokal di Desa Onembute Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe

  • Erens. E. Koodoh (1) Universitas Halu Oleo
  • Nasruddin Suyuti (2) Universitas Halu Oleo
  • Sarlan Adijaya (3) Universitas Halu Oleo
  • Abdul Jalil (4*) Universitas Halu Oleo
  • Stevani (5) Universitas Halu Oleo
  • Muh. Anugrah Fauzi Febrian (6) Universitas Halu Oleo

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: pencegahan hoax, kearifan lokal, era digital

Abstract

Desa Onembute Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe merupakan salah satu desa yang rentan terhadap penyebaran hoax. Hoax dapat berdampak negatif pada kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Tujuan tulisan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Onembute tentang bahaya hoax dan mendorong penggunaan kearifan lokal sebagai filter informasi. Adapun metode yang diguanakan adalah sosialisasi tentang bahaya hoax dan bagaimana cara mengidentifikasi informasi yang benar. Hasil temuan dari pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Onembute tentang bahaya hoax serta mendorong mereka untuk menggunakan kearifan lokal seabagi filter informasi. Kesimpulan dalam pengabdian ini bahwa kearifan lokal dapat menjadi alat yang efektif untuk mencegah dampak negatif hoax di masyarakat. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam menghadapi tantangan penyebaran hoax di era digital melalui kearifan lokal, seperti: Kalosara (Tolaki), Budaya Siri (Bugis), Mappasili, Sipakatau, Tellu Cappa (Makassar-Bugis), Pela Gandong (Maluku), Siri Na’ Pace (Bugis), Tepo Selira (Jawa).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-08-26
How to Cite
Koodoh, E. E., Suyuti, N., Adijaya, S., Jalil, A., Stevani, S., & Febrian, M. A. F. (2024). Mencegah Dampak Hoax Melalui Kearifan Lokal di Desa Onembute Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe. Madaniya, 5(3), 1071-1081. https://doi.org/10.53696/27214834.892
Section
Artikel