Pelatihan Peningkatan Kualitas Asap Cair Sekam Padi Dengan Metode Destilasi Pada Kelompok Masyarakat Tani di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan
Abstract
Sekam padi menjadi produk samping pada kegiatan penggilingan padi dengan persentase 15-20% sekam dari berat padi yang digiling. Keterdapatan sekam padi tersebut menjadi permasalahan tersendiri bagi petani, yang mengakibatkan pengelolaan sekam padi menjadi tidak banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dari segi ekonomis. Teknologi pengolahan sekam padi menjadi asap cair melalui tahapan yaitu metode pirolisis dan metode distilasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas asap cair. Proses peningkatan kualitas asap cair dilakukan dengan tahapan bertingkat sehingga dapat diperoleh asap cair berkualitas food grade. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan unjuk kerja kepada masyarakat tani untuk dapat meningkatkan kualitas asap cair grade 3 menggunakan alat distilasi sederhana. Metode kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap sosialisasi, tahap pembuatan asap cair grade 4 berupa tar dari sekam padi dan tahap distalasi asap cair grade 4 menuju asap cair grade 3. Hasil kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat dalam melakukan proses distilasi secara sederhana. Pada proses kegiatan diperlukan waktu pembuatan asap cair selama 1 jam dengan asap cair yang berhasil ditampung sebanyak 50 ml dengan kualitas produk asap cair grade 3 yang secara fisik berwarna kemerahan serta rincian biaya keekonomian produksi asap cair. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kesempatan ini diterima baik oleh masyarakat dengan mendapatkan tambahan ilmu mengenai peningkatan kualitas produk asap cair yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sendiri dan dapat menjadi pendapatan sampingan masyarakat tani dari pengolahan limbah sekam padi.
Downloads
Copyright (c) 2024 Alieftiyani Paramita Gobel, Chairunnisa Van Gobel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







