Literasi Digital: Pemahaman Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar

  • Nurani Hadnistia Darmawan (1*) STKIP Bina Mutiara
  • Hilman Hilmawan (2) STKIP Bina Mutiara
  • Dheva Seftian (3) STKIP Bina Mutiara
  • Lufti Aulia (4) STKIP Bina Mutiara
  • Lutpi Hikmatullah (5) STKIP Bina Mutiara
  • Marwah Zahira (6) STKIP Bina Mutiara
  • M Ramdan (7) STKIP Bina Mutiara
  • M Ridwan (8) STKIP Bina Mutiara
  • M Nabil (9) STKIP Bina Mutiara
  • Ricky Ahmad (10) STKIP Bina Mutiara
  • Rizki Syamsal (11) STKIP Bina Mutiara
  • Salma Futiannisa (12) STKIP Bina Mutiara
  • Siti Hamidah (13) STKIP Bina Mutiara
  • Siti Jihan (14) STKIP Bina Mutiara
  • Sopa Sopia (15) STKIP Bina Mutiara

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: literasi digital, cyberbullying

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi internet dan media sosial, hal tersebut berefek terhadap percepatan proses penyebaran informasi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak dimanfaatkan dengan baik. Saat ini kasus cyberbullying semakin meningkat dan sering terjadi melalui media sosial. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya cyberbullying adalah dari aktivitas online khususnya yang dilakukan oleh anak-anak, baik itu mengunggah konten maupun mengomentari konten yang diunggah secara reaktif. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai cyberbullying dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemberian pre-test dan post-test dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan pemahaman siswa terkait cyberbullying. Berdasarkan pengolahan dan analisis data diperoleh hasil rata-rata pre-test sebesar 67 dan rata-rata post-test sebesar 79, yang menunjukkan adanya peningkatan. Pengetahuan dan pemahaman tentang cyberbullying pada siswa sekolah dasar harus masif dilakukan sejak dini agar anak tidak terjebak dalam permasalahan cyberbullying. Implikasinya, orangtua dan guru harus selalu mendampingi anak-anak agar dapat berinteraksi secara bijak khususnya melalui media sosial atau platform online lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggita, S. R. (2023). Implementasi Kebijakan Literasi Digital Dalam Pencegahan Tindak Cyber Bullying di SMAN 1 Srandakan Bantul. Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 12(2), 53-66.

Elpemi, N., & Isro’i N. F. (2020). Fenomena Cyberbullying Pada Peserta Didik. Jurnal Ijoce Indonesian Journal of Counseling and Education, 1(1). 2716-3954.

Hermuttaqein., Dkk. (2022). Penyuluhan Literasi Digital: Cerdas Bermedia Digital. Jurnal Lepa-Lepa Open, 1(6). 1208-1215.

Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2012). Cyberbullying Prevention and Respons. New York: Routledge.

Malihah, Z & Alfiasari. (2018). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja dan Kaitannya dengan Kontrol Diri dan Komunikasi Orang Tua. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konseling, 11(2). 145-156.

Nasrullah. (2015). Fenomena Cyberbullying Dalam Kehidupan Remaja. Jurnal Sosial & Abdimas.

Rahayu, FS. (2012). Cyberbullying Sebagai Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Informasi. Journal of Information Systems, 8(1) 22-29.

Santoso, I. F. B., Tirtoaji, Y. L., Pradana, M. S., & Sabiq, I. (2023). Sosialisasi Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar Sidodadi Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2). 45-54.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Wijayanti, A., Listiyani, L. R., Putrianti, F. G., Nurhayati, R., & Achmad, N. (2020). Pelatihan Literasi Teknologi berbasis Ajaran Ki Hajar Dewantara untuk Mencegah Cyberbullying. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 507-514.

Wright, M. F., & Harper, B. D. (2017). Cyberbullying. In J. A. Jaworski (Ed.). Advances In Sociology Research (Pp. 99-128). Nova Science Publishers.

Published
2023-11-21
How to Cite
Darmawan, N. H., Hilmawan, H., Seftian, D., Aulia, L., Hikmatullah, L., Zahira, M., Ramdan, M., Ridwan, M., Nabil, M., Ahmad, R., Syamsal, R., Futiannisa, S., Hamidah, S., Jihan, S., & Sopia, S. (2023). Literasi Digital: Pemahaman Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar. Madaniya, 4(4), 1929-1935. https://doi.org/10.53696/27214834.666
Section
Artikel