Edukasi Pengenalan dan Pencegahan Kekerasan Seksual Kepada Siswa Sebagai sebagai Upaya Responsif Mengantisipasi Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah

  • Yusnarida Eka Nizmi (1*) Universitas Riau
  • Yessi Olivia (2) Universitas Riau
  • Nur Laila Meilani (3) Universitas Riau
  • Umi Oktyari Retnaningsih (4) Universitas Riau
  • Hesti Asriwandari (5) Universitas Riau

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: kekerasan seksual di sekolah, pelecehan seksual, pencegahan, upaya responsif

Abstract

Jumlah kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Indonesia telah mencapai tahap yang memprihatinkan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia dalam laporannya mengatakan bahwa pada tahun 2019 terdapat 123 kasus kekerasan seksual yang terjadi di seluruh level pendidikan, dasar, menengah, hingga menengah atas. Fakta yang menyedihkan ini bahkan mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk mendeklarasikan bahwa lingkungan pendidikan Indonesia tengah memasuki masa darurat kekerasan seksual. Kekerasan seksual adalah masalah yang sangat berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Namun begitu, banyak korban kekerasan seksual yang ragu untuk melapor karena ketidakpahaman mereka tentang apa yang dimaksud dengan kekerasan seksual atau bagaimana cara melapor karena mereka diliputi rasa malu. Untuk mencegah pelecehan dan kekerasan seksual di sekolah, kerja sama dan komitmen dari para pemangku kebijakan sangat diperlukan. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk anak-anak belajar dan bermain dan mereka harus dilindungi dari ancaman seperti kekerasan seksual. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan pemahaman anak sekolah menengah atas tentang kekerasan dan pelecehan seksual, kami menjalankan kegiatan workshop sehari di SMA Negeri 1 Tambang, Kampar. Di dalam workshop tersebut, siswa dikenalkan dengan informasi terkait dengan kekerasan seksual dan bagaiman meresponnya. Siswa juga didorong untuk menyampaikan pendapatnya tentang masalah kekerasan seksual ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

MacKinnon, C. (1979). The sexual harassment of working women. New Haven, CT: Yale University Press.

McCann, D. (2005). Sexual harassment at work: National and international response. Geneva: International Labour Office.

McDonald, P. (2012). Workplace sexual harassment 30 years on: A review of the literature. International Journal of Management Reviews, 14(1), 1-7.

Rubinstein, M. (1987). The Dignity of Women at Work: A Report on the Problems of Sexual Harassment in the Member of the European Community. COMV/412/87.

Sabitha, M. (2004). Sexual Harassment at Workplace: Myth, Reality or Just a Perception. Jurnal Pengurusan Awam, 3(1), 65-78.

Sabitha, M., & Khadijah, M. (2004). Understanding and Managing Sexual Harassment At Higher Learning Institutions: A Malaysian Case. In Proceeding Management Education Excellence: The New Frontiers, Universiti Utara Malaysia.

Sabitha, M. (2008). Sexual harassment awareness training at workplace: Can it affect administrators’ perception. Journal of Academic Administration in Higher Education, 3(2).

Salman, M., Abdullah, F., & Saleem, A. (2016). Sexual harassment at workplace and its impact on employee turnover intentions. Business & Economic Review, 8(1).

Thornton, M. (2002). Sexual harassment losing sight of sex discrimination. Melbourne University Law Review, 26(2), 422-444.

Zippel, C. (2006). The politics of sexual harassment: A comparative study of the US, the European Union, and Germany. New York: Cambridge University Press.

Published
2023-05-15
How to Cite
Nizmi, Y. E., Olivia, Y., Meilani, N. L., Retnaningsih, U. O., & Asriwandari, H. (2023). Edukasi Pengenalan dan Pencegahan Kekerasan Seksual Kepada Siswa Sebagai sebagai Upaya Responsif Mengantisipasi Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah. Madaniya, 4(2), 864-870. https://doi.org/10.53696/27214834.496
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)