Tingkatkan Kemitraan Melalui Tangkis Stunting Sebelum Genting
Abstract
Sustainable Development Goals (SDGs) menetapkan stunting sebagai salah satu target pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2. Tujuan tersebut adalah menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 menyatakan prevalensi stunting berkisar 24,4 persen atau 5,33 juta balita. Artinya angka tersebut masih di atas angka standar yang ditoleransi WHO, yaitu di bawah 20 persen. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Cimenyan melalui bina suasana dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi kepada ibu PKK, ibu yang memiliki balita, dan karang taruna. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan upaya promosi kesehatan dengan membangun kemitraan melalui bina suasana dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pencegahan faktor resiko penyebab stunting. Pengabdian masyarakat ini terdiri dari survery awal, focus group discussion, diseminasi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan pada 25, 27 Juli dan 11 Agustus 2022. Desa Cimenyan merupakan desa dengan penduduk pendidikan rendah dan kasus pernikahan dini masih cukup tinggi, di mana terdapat 63 balita terindikasi mengalami stunting. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting dan peningkatan remaja mengenai dampak pernikahan dini. Perlu ditingkatkan kerjasama lintas sektoral dan lintas program dalam kemitraan pencegahan stunting.
Downloads
References
Pemerintah Indonesia. (2016). Undang Undang No 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan.
Kemenkes RI, Balitbangkes. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018. Jakarta.
Kementerian PPA. (2021). Mengancam Masa Depan, Mari Cegah Perkawinan Anak. Biro Hukum dan Humas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Retrieved November 30, 2022 https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/3053/mengancam-masa-depan-mari-cegah-perkawinan-anak
Kurniawati, R. D., Murni Saleha, A. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Masyarakat Dalam Kegiatan Pemicuan Stop Buang Air Besar Sembarangan Di Desa Ciaro Wilayah Kerja Puskesmas Nagreg Kabupaten Bandung. Bandung.
Kurniawati, R. D., & Abiyyah, S. F. (2021). Analisis Sanitasi Dasar Lingkungan Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Babakansari Kecamatan Kiaracondong Bandung. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 4(1), 75–84.
Mustika, W., & Syamsul, D. (2018). Analisis Permasalahan Status Gizi Kurang Pada Balita Di Puskesmas Teupah Selatan Kabupaten Simeuleu. Jurnal Kesehatan Global, 1(3), 127. https://doi.org/10.33085/jkg.v1i3.3952
Notoatmodjo. (2012). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting Dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–29. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253
SDGs, SekNas. (2021). Kesetaraan Gender : Mencapai Kesetaraan Gender Dan Memberdayakan Kaum Perempuan. Kementrian PPN/ Bappenas. Retrieved November 30, 2022. https://sdgs.bappenas.go.id/tujuan-5/
Setneg. (2022). Percepatan Penurunan Stunting. Kementerian Sekretariat Negara Ri Sekretariat Wakil Presiden. Retrieved November 30, 2022. http://stunting.go.id/
Supanji, T. H. (2022). Percepat Penurunan Angka Stunting Melalui Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan. Retrieved November 30, 2022. https://www.kemenkopmk.go.id/percepat-penurunan-angka-stunting-melalui-pencegahan-perkawinan-anak-usia-dini
Sutriyawan, A., Kurnaiwati, R. D., Hanjani, R., & Rahayum, S. (2020). Prevalensi Stunting Dan Hubungannya Dengan Sosial Ekonomi. Jurnal Kesehatan, 11(3), 351–55.
Sutriyawan, A., Kurniawati, R. D., Rahayu, S., & Habibi, J. (2020). Hubungan Status Imunisasi dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting Pada Balita: Studi Retrospektif. Journal of Midwifery, 8(2), 1–9.
Tanoto Scholar. (2021). Cegah Stunting Sebelum Genting: Peran Remaja Dalam Pencegahan Stunting. KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Bekerja Sama Dengan Tanoto Foundation. Retrieved https://www.tanotofoundation.org/id/news/cegah-stunting-sebelum-genting-peran-remaja-dalam-pencegahan-stunting/
Zurhayati, Z., & Hidayah, N. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), 1–10. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730
Copyright (c) 2023 Ratna Dian Kurniawati, Tika Lubis, Kosasih Kosasih, Raihany Sholihatul Mukaromah, Jumiatun Jumiatun, Ade Iwan Mutiudin, Choerrunisa Choerrunisa, Bilqis Annisa, Fathiya Insania, Asi Raja Pasaribu, Dhimas Amin Herlangga, Wawono Pandu Wiratmoyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







