Aplikasi Metode Geolistrik dalam Identifikasi Potensi Air Tanah dan Pemetaan Kawasan Rawan Bencana di Desa Buninagara dan Cibenda, Kabupaten Bandung Barat
Abstract
Air bersih masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah pedesaan dan terpencil. Meskipun Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam potensi sumber daya air, pemerataan akses air bersih bagi masyarakat masih belum optimal. Desa Buninagara dan Desa Cibenda di Kabupaten Bandung Barat merupakan dua desa yang menghadapi keterbatasan akses air bersih serta memiliki tingkat kerentanan longsor yang cukup tinggi akibat kondisi lereng yang curam. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan pemetaan geologi teknik, survei geolistrik untuk identifikasi akuifer, analisis kerentanan longsor, serta penyusunan model pengelolaan air berbasis masyarakat dan peningkatan kesiapsiagaan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Cibenda memiliki sistem akuifer rekahan yang potensial, dengan zona pembawa air pada kedalaman sekitar 10–25 m yang ditandai oleh nilai resistivitas rendah hingga menengah. Sementara itu, berdasarkan peta kerawanan bencana, Desa Buninagara didominasi oleh tingkat kerawanan tinggi akibat lereng yang curam, sedangkan Desa Cibenda memiliki tingkat kerawanan sedang.
Downloads
Copyright (c) 2026 Alivia Fatia Rahma Ali, Salsabiela Febrianty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







