Biowaste Decomposer Untuk Mengolah Sampah Organik di PKK Desa Patumbak I

  • Healthy Aldriany Prasetyo (1*) Universitas Medan Area
  • Angga Ade Sahfitra (2) Universitas Medan Area
  • Hermansyah (3) Universitas Medan Area

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: biowaste decomposer, limbah organic, kompos, ekonomi sirkular, PKK

Abstract

Pengelolaan limbah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan di Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, karena sebagian besar sampah organik belum dimanfaatkan secara optimal dan masih dibuang atau dibakar. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kelompok PKK dalam mengelola limbah organik melalui penerapan teknologi Biowaste Decomposer Terpadu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, pembangunan unit biowaste decomposer berkapasitas 600 kg per batch, pendampingan operasional, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan limbah organik, pengoperasian teknologi biowaste decomposer, serta manajemen produksi kompos dan pupuk organik cair. Penerapan teknologi ini mampu mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga, menghasilkan produk bernilai tambah, dan memperkuat kapasitas kelompok PKK dalam mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular. Program ini juga mendukung implementasi 10 Program Pokok PKK serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 5, Goal 6, Goal 8, Goal 11, Goal 12, dan Goal 13. Dengan demikian, model Biowaste Decomposer Terpadu berpotensi direplikasi sebagai solusi pengelolaan limbah organik berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-08-25
How to Cite
Prasetyo, H. A., Sahfitra, A. A., & Hermansyah, H. (2026). Biowaste Decomposer Untuk Mengolah Sampah Organik di PKK Desa Patumbak I. Madaniya, 7(3), 1912-1923. https://doi.org/10.53696/27214834.1883
Section
Artikel