GCIP Goes to School: Penguatan Kompetensi Lintas Budaya sebagai Strategi Mendukung Branding Desa Wisata Rinding Allo

  • Masruddin (1*) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Akbar (2) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Muhammad Faathir Husain Misba (3) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Zulkarnain (4) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Nurfadilla (5) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Salnia Ramadani (6) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Ahmad Munawir (7) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Serliah Nur (8) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Irfan Yanya (9) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Ilham Jehleh (10) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Saadah Hayida-o (11) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurahayatee Salaeh (12) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Ai-soh Jehna (13) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Furqan (14) Universitas Hasanuddin
  • Andini Aminarti (15) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Liyantika (16) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Karen Kale (17) Universitas Islam Negeri Palopo
  • Sasmita (18) Universitas Islam Negeri Palopo

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Desa Wisata Rinding Allo, Branding Internasional, Community-Based Tourism, Tenun Rongkong, Budaya Internasional

Abstract

Desa Wisata Rinding Allo memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis budaya dengan keindahan alam setara Austria dan Swiss, serta kekayaan tenun tradisional Rongkong. Namun, keterbatasan kapasitas masyarakat dalam berinteraksi dengan wisatawan mancanegara dan kurangnya strategi brandinginternasional menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya internasional sebagai strategi pengembangan branding Desa Wisata Rinding Allo berbasis community-based tourism. Metode pelaksanaan mencakup persiapan, penyuluhan lintas budaya, pelatihan bahasa Inggris pariwisata, pendampingan promosi digital, dan demonstrasi interaksi budaya yang melibatkan mahasiswa internasional. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, dengan melibatkan 58 peserta dari Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), pengrajin tenun, perangkat desa, dan generasi muda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya branding internasional (dari 30% menjadi 82%), peningkatan kemampuan bahasa Inggris pariwisata (dari 25% menjadi 78%), dan terbentuknya kolaborasi promosi digital yang melibatkan mahasiswa internasional. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan Desa Rinding Allo menyambut wisatawan mancanegara sekaligus memperkuat posisinya sebagai desa wisata berkelas dunia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-08-25
How to Cite
Masruddin, M., Akbar, A., Misba, M. F. H., Zulkarnain, Z., Nurfadilla, N., Ramadani, S., Munawir, A., Nur, S., Yanya, I., Jehleh, I., Hayida-o, S., Salaeh, N., Jehna, A.- soh, Furqan, M., Aminarti, A., Liyantika, L., Kale, K., & Sasmita, S. (2026). GCIP Goes to School: Penguatan Kompetensi Lintas Budaya sebagai Strategi Mendukung Branding Desa Wisata Rinding Allo. Madaniya, 7(3), 1977-1988. https://doi.org/10.53696/27214834.1881
Section
Artikel