Pelatihan Pembuatan Tempe sebagai Pangan Bergizi Bagi Mahasiswa Jurusan Antropologi
Abstract
Tempe sebagai pangan fermentasi berbasis protein nabati telah mengalami transformasi dari sekadar makanan khas etnis tertentu menjadi bagian dari budaya konsumsi masyarakat Indonesia yang lebih luas, termasuk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mahasiswa Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo mengenai nilai gizi tempe, teknik produksi, serta potensi diversifikasi bahan baku tempe berbasis sumber daya lokal non-kedelai. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan melalui metode penyuluhan, ceramah, pelatihan, demonstrasi praktik, dan evaluasi langsung di Rumah Kebun Manuru, Desa Puoosu, Kecamatan Konda. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa yang relevan secara akademik dengan mata kuliah Sistem Teknologi dan Kesenian Rakyat serta persiapan Kuliah Kerja Nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait manfaat kesehatan tempe, proses fermentasi, pembuatan ragi mandiri, serta kemampuan teknis dalam memproduksi tempe dari berbagai bahan seperti kedelai, kacang hijau, kacang merah, dan kacang tanah. Selain itu, mahasiswa memperoleh perspektif baru mengenai tempe sebagai bagian dari sistem teknologi tradisional, inovasi pangan lokal, dan peluang kewirausahaan. Program ini berhasil mengintegrasikan pembelajaran teoritis antropologi dengan praktik lapangan secara kontekstual, sehingga memperkuat kapasitas mahasiswa dalam bidang teknologi pangan lokal, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis keterampilan praktis dapat menjadi model pengembangan pendidikan antropologi terapan yang relevan, partisipatif, dan berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2026 Wa Ode Winesty, Hidayah Rahman, Ashamrita Ashamrita, Hartini Hartini, Abdul Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







