Edukasi Hubungan Antara Kesehatan Rongga Mulut Dengan Keparahan COVID-19
Abstract
COVID-19 pertamakali ditemukan pada akhir tahun 2019 yang sampai sekarang masih menjadi pandemi. Beberapa faktor resiko dari kasus ini seperti lansia, laki-laki, hipertensi, diabetes, dan obestitas ditemukan kasus kematian, hal ini dikarenakan meningkatnya kejadian pneumonia dan berefek terjadi Acute Respiratory Distress Syndrome (ADRS). Kesehatan rongga mulut erat hubungannya dengan kondisi sistemik pasien. Kesehatan rongga mulut yang buruk bisa menyebabkan keparahan kondisi umum pada pasien COVID-19, bakteri di rongga mulut yang masuk kedalam paru-paru dicurigai menjadi penyebab meningkatnya keparahan dari kasus COVID-19. Dengan meningkatkan kesehatan rongga mulut akan menurunkan keparahan dari COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan ceramah tentang hubungan antara kesehatan rongga mulut dengan keparahan COVID-19 secara dalam jaringan (daring) dengan target kegiatan untuk Dokter Gigi dan Mahasiswa Kedokteran Gigi seluruh Indonesia. Untuk memudahkan pelaksanaan digunakan media berupa powerpoint untuk dipaparkan pada semua peserta seminar. Dari hasil kegiatan ini diharapkan bisa menambah wawasan terkait keparahan COVID-19 yang disebabkan kebersihan rongga mulut yang buruk kepada peserta.
Downloads
References
Sampson, V., Kamona, N., Sampson, A. (2020). Could there be a link between oral hygiene and the severity of SARS-CoV-2 infections. British Dental Journal, 228(12), 971-975.
Xiang , Z., Koo, H., Chen, Q., Zhou, X., Liu, Y., Soro, A.S. (2021). Potential implications of SARS-CoV-2 oral infection in the host microbiota. Journal of Oral Microbiology, 13(1).
Fernandez, O.O., Clave, P. (2013). Oral Hygiene, Aspiration, and Aspiration Pneumonia: From Pathophysiology to Therapeutic Strategies. Curr Phys Med Rehabil Rep, 1, 292–295.
Copyright (c) 2022 Herlambang Prehananto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







