Struktur Artikel

Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai PUEBI dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

1. Judul Artikel

Tuliskan judul dengan singkat dan jelas, menggambarkan hasil pengabdian bukan hasil penelitian.

2. Nama Penulis

Nama ditulis tanpa gelar. Jika penulis lebih dari satu orang, maka antara penulis satu dengan penulis selanjutnya diberi tanda koma (,). Penulis pertama diberi nomor 1 (superscript) diakhir nama, penulis kedua diberi nomor 2 (superscript), dan seterusnya.

3. Afiliasi / Asal Instansi Penulis

Instansi pertama menyesuaikan dengan urutan nama penulis dan diberi tanda titik koma (,) untuk pemisah antara afiliasi, dan diberi nomor (superscript) sesuai dengan nomor pada penulis.

4. Alamat Email Korespondensi

Tuliskan alamat email untuk masing-masing penulis. Berikan tanda asterisk (*) pada email penulis korespondensi.

5. Abstrak

Abstrak berisi: (1) penyajian latar belakang dan tujuan utama kegiatan, tanpa referensi, tanpa singkatan/akronim, dan tanpa footnote; (2) penjelasan metode pelaksanaan kegiatan; (3) rangkuman hasil temuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk jumlah peserta di setiap kelompok, hasil utama untuk setiap kelompok, dan manfaat yang telah diperoleh dari hasil kegiatan; dan (4) kesimpulan dinyatakan dalam 1- 2 kalimat yang menekankan pada aspek baru dan penting dari penelitian atau kegiatan dalam aspek keterlibatan masyarakat pada kegiatan yang dilaksanakan.

6. Kata Kunci

Tuliskan 3 – 5 kata atau frase unik yang relevan dan mewakili artikel ini.

7. Pendahuluan

Prinsip utama pengabdian adalah memecahkan masalah. Pendahuluan memuat latar belakang dan urgensi sehingga kegiatan pengabdian penting untuk dilaksanakan, dengan memuat hal-hal sebagai berikut: (1) Analisis situasi berupa kondisi khalayak sasaran/mitra kegiatan, persoalan mendasar yang dihadapi mitra yang didukung oleh data yang lengkap dan diusahakan data bersifat kuantitatif; (2) Program kerja yang diabdikan untuk memecahkan persoalan yang dihadapi khalayak sasaran/mitra; (3) Kehandalan teknologi/jasa/kebijakan yang akan diabdikan ke khalayak sasaran dirujuk dari berbagai hasil penelitian yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, laporan disertasi/tesis/skripsi, dan sumber ilmiah lainnya; dan (4) Tujuan serta manfaat kegiatan.

8. Metode Pelaksanaan

Metode Pelaksanaan memuat hal-hal berikut: (1) Tempat dan Waktu (lokasi kegiatan dan waktu pelaksanaan dengan disertai peta atau gambar lokasi); (2) Khalayak sararan/Mitra Kegiatan (siapa dan bagaimana cara menentukannya); (3) Metode Pengabdian (persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, demonstrasi, dll.); (4) Indikator Keberhasilan; dan (5) Metode Evaluasi (teknik melakukan evaluasi untuk mengukur ketercapaian indikator keberhasilan).

9. Hasil dan Pembahasan

Hasil kegiatan disampaikan terlebih dahulu secara keseluruhan, yang dilanjutkan dengan melakukan proses pembahasan. Pembahasan disajikan secara sistematis dari umum, kemudian mengarah pada yang spesifik. Presentasi hasil dapat dilakukan dengan bantuan tabel, gambar/grafik, peta/rencana, dan skema. Selain itu, hasil dan pembahasan yang disajikan juga saling berhubungan dengan teori yang digunakan.

10. Kesimpulan

Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ditulis singkat dengan mengemukakan apa yang baru dari kegiatan yang telah dilaksanakan, manfaat bagi masyarakat, dan kontribusi teoritik. Selain itu, saran atau rekomendasi untuk kegiatan pengabdian berikutnya juga perlu disertakan.

11. Ucapan Terimakasih

Tuliskan ucapan terimakasih kepada institusi/lembaga mitra dan lembaga penyandang dana atau sponsor atau pemberi hibah.

12. Referensi

Daftar pustaka ditulis berdasarkan model APA Publication Manual 6th (American Psychological Association). Sangat disarankan menggunakan reference manager (Mendeley atau Zotero). Sumber-sumber yang dirujuk dan minimal 80% berupa pustaka terbitan 5 tahun terakhir.